Aroma Sedap di Halaman Sekolah: Siswa Kelas 6 SD Negeri Datar Lestarikan Kuliner Sroto Sokaraja!
DATAR – Ada yang berbeda dengan suasana di SD Negeri Datar pada Jumat pagi (30/01/2026). Jika biasanya riuh dengan aktivitas belajar di kelas, kali ini aroma kaldu gurih dan bumbu rempah yang menggoda selera menyerbak ke seluruh penjuru sekolah.
Rupanya, para siswa kelas 6 sedang sibuk "beraksi" di dapur terbuka. Mereka tengah mempraktikkan keterampilan hidup (life skills) melalui kegiatan memasak makanan khas kebanggaan warga Banyumas: Sroto Sokaraja.
Bimbingan Ibu Lantia dan Ibu Afri: Menjaga Warisan Budaya
Kegiatan ini berjalan seru di bawah bimbingan Ibu Lantia dan Ibu Afri. Beliau berdua dengan sabar mendampingi para siswa, mulai dari cara meracik bumbu kacang yang pas, hingga teknik mengolah kuah kaldu agar bening namun tetap kaya rasa.
Menurut Ibu Lantia dan Ibu Afri, praktik ini bukan sekadar urusan perut, melainkan cara menanamkan rasa bangga terhadap identitas daerah. "Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga paham proses dan filosofi di balik masakan legendaris kita sendiri," ujar mereka di sela-sela kegiatan.
Keseruan Dewi Liana dan Kawan-kawan
Gelak tawa dan diskusi kecil mewarnai setiap kelompok. Salah satu siswa, Dewi Liana, tampak sangat antusias saat bertugas meracik bahan di mangkuk.

"Ternyata membuat Sroto Sokaraja itu butuh kerja sama ya! Tadi sempat bingung takaran bumbunya, tapi setelah dibantu Ibu Guru dan teman-teman, hasilnya jadi harum sekali. Jadi makin sayang sama masakan Banyumas." ungkap Dewi Liana dengan raut wajah ceria.
Lebih dari Sekadar Memasak
Melalui tangan-tangan kreatif siswa kelas 6, bahan-bahan sederhana seperti ketupat, tauge, daging, dan kerupuk cantir disulap menjadi hidangan yang menggugah selera. Melalui kegiatan ini, siswa belajar banyak hal penting:
- Kerjasama Tim: Membagi peran agar hidangan selesai tepat waktu.
- Kemandirian: Belajar mengolah bahan makanan mentah secara higienis.
- Literasi Budaya: Mengenal bumbu-bumbu alami yang menjadi kekayaan nusantara.
Penutup yang Gurih!
Puncak acara tentu saja saat sesi makan bersama. Raut wajah puas terpancar saat sesendok kuah sroto hangat hasil masakan sendiri menyentuh lidah. Hasil hari ini membuktikan bahwa siswa SD Negeri Datar tidak hanya cerdas dalam akademik, tapi juga terampil dan sangat mencintai budaya lokal.
Semoga semangat melestarikan kuliner nusantara ini terus tumbuh dalam diri generasi muda kita. Sampai jumpa di keseruan praktik selanjutnya! (Red/SDNDatar)


Gabung dalam percakapan